Cara Membuat Paspor Baru, Siap-Siap Liburan Pasca Pandemi!

  • Whatsapp

Paspor adalah dokumen penting yang harus dimiliki saat akan melancong keluar negeri. Tanpa adanya paspor, perjalanan dapat ditolak oleh petugas pemeriksaan. Apabila anda memiliki rencana perjalanan ke luar negeri setelah pandemi, maka pahamilah cara membuat paspor dari sekarang. Jadi, pandemi telah usai, paspor telah usai dibuat dan perjalanan siap dilakukan.

Mengapa harus mempersiapkannya dari sekarang? Karena belajar dari pengalaman, membuat paspor membutuhkan waktu panjang. Di sisi lain, ada kemungkinan pembuatan paspor memiliki syarat berbeda karena masa pandemi. Lantas, bagaimana langkah-langkah dalam membuat paspor? Apa saja syarat pembuatan paspor? Segera siapkan setelah membaca ulasan pada bagian berikutnya.

Apa Saja Syarat Membuat Paspor?apa saja syarat membuat paspor

Paspor dibutuhkan saat akan pemeriksaan di bagian pelabuhan dan bandara. Tanpa adanya paspor, anda tidak diperkenakan melanjutkan perjalanan. Lantas, apa saja syarat buat paspor? Ini jawabannya,

  1. KTP dan KK

Syarat utama dalam pembuatan paspor adalah melengkapi KTP dan KK. KTP dan KK yang dibutuhkan untuk pembuatan paspor adalah fotokopi dan asli. Agar tidak membuat anda berulang mendatangi kantor, siapkan keduanya sebelum mengajukan permohonan.

 

  1. Akta Kelahiran, Akta Perkawinan, Ijazah atau Surat Baptis

Berikutnya dibutuhkan pula akta kelahiran atau dokumen yang didalamnya terdapat nama orang tua. Hal ini penting untuk menyesuaikan data KTP dengan data lainnya. Dokumen ini menjadi syarat pembuatan paspor anak yang masih dibawah umur.

 

  1. Surat Penggantian Nama

Apakah anda pernah melakukan pergantian nama? Maka surat penggantian nama perlu dilampirkan sebagai syarat pembuatan paspor 2019 dan kini. Surat harus ditanda tangani oleh petugas berwenang, untuk menjamin legalitasnya.

 

  1. Surat Naturalisasi

Surat pewarganegaraan Indonesia bagi orang luar yang telah memperoleh kewarganegaraan Indonesia. Tanpa adanya surat ini, anda tidak diperkenankan untuk membuat paspor. Karena masih dianggap sebagai warga negara luar. Namun surat ini tidak dibutuhkan sebagai syarat perpanjang paspor.

Bagaimana Cara Membuat Paspor 2020?

Setelah menyiapkan seluruh dokumen persyaratan, waktunya memahami setiap langkah-langkah yang harus dilewati sebagai cara membuat paspor. Apa saja langkah-langkahnya? Berikut ulasannya,

  1. Antrian Online

Kini anda tidak dapat melakukan antrian secara manual. Antrian online bisa didapatkan dengan antrian paspor whatsapp ataupun melalui aplikasi. Antrian harus disesuaikan dengan kuota yang tersedia dalam setiap harinya. Serta, sesuaikan dengan waktu yang dimiliki untuk mengajukan pembuatan paspor. Setelahnya tahapan yang harus dilalui adalah cara membuat paspor offline.

 

  1. Membawa Kode Booking

Langkah selanjutnya adalah membawa kode booking yang didapat dari antrian online. Kode booking harus ditunjukkan pada petugas imigrasi. Namun jangan lupa untuk membawa dokumen pembuatan paspor yang telah disiapkan sebelumnya. Serta lengkapi pula dengan materai, untuk pengesahan dokumen lainnya.

 

  1. Pengecekan Dokumen

Sebelum memperhatikan biaya paspor dan waktu pengambilan, anda akan diminta melengkapi syarat pembuatan. Nantinya seluruh dokumen akan diminta oleh petugas untuk dilakukan pengecekan. Jika dirasa lengkap, maka langkah berikutnya adalah wawancara untuk mengetahui tujuan membuat paspor. Sampaikan dengan lengkap, agar tidak dicurigai oleh petugas.

 

  1. Proses Foto dan Wawancara

Sebelum melanjutkan pada tahapan wawancara pembuatan paspor, anda akan dimintai foto. Karenanya pada kunjungan diharuskan menggunakan pakaian rapi. Selain foto akan dimintai pula rekaman sidik jari sesuai aturan yang berlaku. Terakhir, petugas akan melakukan wawancara paspor. Wawancara yang dilakukan tidak terlalu lama, hanya untuk mengetahui tujuan kepergian.

 

  1. Kode Pembayaran Biaya Paspor

Setelah semua prosesnya beres, langkah selanjutnya adalah menerima kode bayar. Kode bayar atau billing dibutuhkan untuk pembayaran biaya buat paspor. Dana yang harus dibayarkan sesuai dengan paspor yang dipilih. Biaya membuat paspor harus dibayarkan maksimal setelah proses wawancara dilakukan. Pembayaran dapat dilakukan melalui POS ataupun di bank.

 

  1. Pengambilan Paspor

Jika pembayaran telah dilakukan, maka proses terakhir adalah menantikan paspor usai. Biaya bikin paspor yang harus dibayarkan adalah Rp 350.000 atau Rp 650.000. Waktu pengambilan paspor yang telah dibayarkan adalah tiga hari pasca pembayaran. Paspor juga dapat diantarkan ke rumah, jika telah bekerjasama dengan kantor pos.

Baca juga :  Cara Perpanjang Paspor Online, Lebih Efisien dari Cara Lama?

Adakah Perbedaan Pembuatan Paspor Saat Covid?

Untuk anda yang akan membuat paspor di tengah pandemi, tidak ada persyaratan tambahan yang dibutuhkan. Perbedaan syarat pergi ke luar negeri saat covid-19 hanya ditambahkan untuk kepeluan khusus. Contohnya, untuk yang mengalami sakit, kebutuhan studi dan kebutuhan kontrak kerja. Namun pada bagian lain, seperti antrian adalah hal yang harus diperhatikan.

Antrian pengajuan paspor baru tidak disediakan dalam jumlah besar. Anda harus memperhatikan cara perpanjang paspor online, agar mendapatkan kuota pembuatan. Hal ini penting, khususnya untuk pemohon yang membutuhkan perpanjang paspor yang expired. Karena saat paspor expired, paspor tidak dapat digunakan dan akan menyulitkan dalam proses pemeriksaan.

Apakah Perbedaan Paspor Elektronik dan Biasa?apakah perbedaan paspor elektronik dan biasa

Saat akan membuat paspor, anda harus mempertimbangkan apakah jenis paspor yang akan dibuat.. Apakah perbedaan antara paspor elektronik dan biasa?

  1. Otentifikasi

Paspor elektronik dinilai lebih menguntungkan saat digunakan. Karena e-paspor memiliki chip yang sulit dipalsukan. Sehingga penggunaannya dinilai lebih kuat dibandingkan paspor biasa. Paspor biasa yang berupa dokumen kertas, umumnya dapat dipalsukan dan minim data. Karenanya, tidak dapat digunakan sebagai syarat dalam cara membuat visa.

 

  1. Bentuk Fisik

Perbedaan paspor biasa dan elektronik nampak nyata melalui bentuk fisiknya. Paspor elekronik memiliki chip didalamnya. Chip diletakkan pada bagian bawah halaman depan paspor. Sedangkan paspor biasa tidak memilikinya. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa cara membuat e-paspor membutuhkan waktu lama dibandingkan paspor biasa.

 

  1. Pemeriksaan

Hal lain yang membedakan adalah proses pemeriksaan di lapangan. Elektronik paspor tidak membutuhkan waktu panjang untuk pemeriksaan. Petugas hanya perlu scanning pada chip dan data akan ditemukan. Sementara paspor biasa, petugas harus memeriksanya per halaman. Tidak heran jika biaya pembuatan paspor 2020 untuk e-paspor lebih tinggi dari paspor biasa.

 

  1. Pengurusan Visa

Pada poin pertama telah disampaikan bahwa e-paspor dapat digunakan sebagai syarat membuat visa. Karena didalamnya terdapat data yang lengkap dibandingkan paspor biasa. Untuk mempermudah perjalanan disarankan mengikuti cara membuat paspor dan visa secara sekaligus. Jadi, tidak ada alasan bahwa paspor ditolak sistem saat perjalanan.

 

  1. Tempat Pembuatan

Terakhir, perbedaan utama dari paspor elektronik dan biasa adalah cara pembuatannya. Tempat pembuatan paspor dapat dilakukan di manapun. Sedangkan paspor elektronik hanya dapat dibuat di tempat-tempat tertentu. Sebelum pembuatannya, harap perhatikan perbedaan paspor 24 dan 48 yang akan dibuat. Karena perbedaannya cukup signifikan dalam hal harga dan tebal paspor.

Pahami secara matang setiap langkah yang harus dilewati untuk membuat paspor di atas. Pilihlah jenis paspor yang akan dibuat, apakah elektronik atau biasa. Serta, siapkan dana yang dibutuhkan agar cara membuat paspor dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Untuk Informasi tentang paspor dan imigrasi lainnya bias diakses melalui www.imigrasi.go.id.

Pos terkait